
Kabar membanggakan datang dari Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Salah satu mahasiswinya, Aulia Ardha Putri, berhasil masuk dalam 10 besar nasional lomba esai populer yang diselenggarakan oleh Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI) pada ajang Lomba Karya Mahasiswa APSSI 2025.
Kompetisi ini merupakan ajang tahunan bergengsi yang mempertemukan mahasiswa-mahasiswa sosiologi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menuangkan gagasan kritis dan solutif terhadap isu-isu sosial aktual melalui karya tulis populer.
Dalam esai yang dikirimkan, Aulia mengangkat topik bertema pemberdayaan komunitas lokal pascabencana sebagai respons terhadap persoalan sosial kontemporer yang terjadi di wilayah Bengkulu. Ia menyoroti pentingnya pendekatan partisipatif dan nilai-nilai lokal dalam membangun kembali ketahanan sosial masyarakat yang terdampak.
“Saya ingin menunjukkan bahwa narasi perubahan bisa datang dari daerah. Perspektif lokal memiliki kekuatan besar dalam menjawab isu-isu global, terutama ketika dikaitkan dengan praktik pemberdayaan berbasis komunitas,” ungkap Aulia usai pengumuman 10 besar.
“Prestasi Aulia menjadi bukti bahwa mahasiswa Sosiologi UMB mampu bersaing secara nasional dengan gagasan-gagasan yang tajam dan relevan. Ini juga memperlihatkan pentingnya literasi sosial dalam mengangkat isu-isu yang dekat dengan realitas masyarakat kita,” ujar Ka Prodi Sosiologi Ibu Lesti Heriyanti, M.A.
Pencapaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa Sosiologi UMB lainnya untuk terus aktif menulis, berpikir kritis, dan berani tampil di ruang-ruang akademik maupun publik. Laboratorium Sosiologi UMB juga mendorong penguatan budaya ilmiah di kalangan mahasiswa melalui pendampingan karya tulis, diskusi terbuka, dan pelatihan riset sosial.
APSSI (Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia) adalah organisasi nasional yang menghimpun prodi-prodi sosiologi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Lomba Esai Populer yang digelar tahun ini mengambil tema “Sosiologi untuk Masyarakat: Gagasan, Aksi, dan Perubahan”, yang bertujuan mengembangkan daya kritis dan kontribusi pemikiran mahasiswa sosiologi terhadap berbagai persoalan bangsa.
Capaian Aulia Ardha Putri menunjukkan bahwa mahasiswa sosiologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu tidak hanya mampu memahami teori, tetapi juga dapat menyuarakan gagasannya secara populer dan berdampak. Laboratorium Sosiologi akan terus menjadi ruang pengembangan potensi, kreativitas, dan pengabdian sosial mahasiswa ke depan.





Tinggalkan Balasan